Minggu, 04 Desember 2016

Membedakan karakteristik psikis (senang, pemalu, sedih)

Psikologi berasal dari basaha Yunani “Pysche” yang berarti jiwa dan “Logos” yang berarti ilmu. Jika didefenisikan Psikologi berarti ilmu tentang jiwa. Disinilah mulai muncul perdebatan. Jiwa itu ruh, ruh itu bersifat abstrak. Apa mungkin seseorang mengkaji ruh?? Maka dari itu, digantilah definisi psikologi menjadi ilmu tentang tingkah laku manusia. Tingkah laku dapat diamati, sedangkan ruh tidak dapat diamati.
Setelah kita mengenal tentang psikologi, sekarang saya akan jelaskan defisini dari jenis-jenis psikologi.

1.Psikologi Umum
Psikologi umum adalah ilmu tentang tingkah laku manusia pada umumnya. keadaan emosi, intelegensi, memori, pembentukan karakter, kepribadian,dll. Psikologi umum ini mencakup hampir seluruh macam-macam psikologi, tapi hanya penjelasan umumnya saja. Jika kamu ingin mempelajari lebih detail tentang jenis psikologi, maka harus mempelajarinya secara langsung. Misalnya ingin belajar tentang kepribadian, maka psikologi yang tepat adalah psikologi kepribadian. Salah satu contoh tentang psikologi umum bisa baca di artikel saya berikut ini Perbedaan Memori Implisit dan Eksplisit
2.Psikologi Faal
Psikologi faal adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam kaitannya dengan fungsi dan kerja alat-alat dalam tubuh. Misalnya mempelajari bagaimana otot seseorang akan bekerja ketika orang tersebut sedang meluapkan rasa marah, senang atau sedih. Karena itulah dalam konsentrasi studi psikologi faal lebih menitik beratkan kepada pengaruh kondisi biologis atau faali seseorang terhadap perilaku atau tindakan orang tersebut. Jadi seandainya seseorang tersebut sering marah, apa yang akan terjadi pada kondisi psikisnya. Begitu juga ketika senang, sedih, dll.
3.Psikologi Perkembangan
Psikologi perkembangan mempelajari faktor-faktor perkembangan manusia sejak lahir hingga pada lanjut usia. Misalnya pembentukan karakter. Seperti yang kita tahu karakter seseorang sangat berbeda-beda. Ada yang keras kepala, pemalu, pemberani, dll. Psikologi perkembangan lebih menjelaskan mengapa karakter-karakter itu bisa ada pada seseorang. Apakah mungkin pada usia kecil dia jarang diperhatikan, jarang diajak komunikasi, atau ketika kecil dia sudah ditunjukkan tentang kekerasan, dll. Contoh kecilnya, coba kamu bandingan anak yang tinggal di desa dengan anak yang tinggal di kota. Apa yang bisa kamu simpulkan?? Bagaimana dengan pola asuh orang tuanya?? untuk mengenal itu semua kalian bisa pada artikel saya 5 Pola Asuh Orang Tua yang Wajib Diketahui
4.Psikologi Kepribadian
Psikologi kepribadian mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Kepribadian adalah cara individu untuk  bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial, karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. Mulai sekarang, kamu bisa memperhatikan bagaimana cara seorang yang pemalu dengan seorang yang pemberani berinteraksi dengan lingkungannya. Untuk lebih jelas tentang kepribadian bisa dibaca terlebih dahulu tentang tokoh “Sigmund Frued” dan 7 Kepribadian yang Paling Disukai
5.Psikologi Klinis
Psikologi klinis mempelejari tentang bagaimana cara memahami, mencegah, dan memulihkan keadaan psikologis seseorang ke arah normal. Misalnya orang yang terkena depresi, tindakan apa yang harus kita lakukan untuk menangani orang tersebut, dan bagaimana cara kita untuk menyembuhkan dia dari depresi.
6.Psikologi Konseling
Psikologi Konseling mempelajari tentang hubungan terapis dengan klien. Mudahnya seperti konsultasi, bagaimana kita menghadapi karakter-karakter klien yang berbeda-beda dan bagaimana cara kita menyampai informasi yang baik terhadap klien kita.
Dalam buku Psikologi Konseling oleh Latipun pada tahun 2006, kata konseling (counseling) berasal dari kata counsel yang diambil dari bahasa latin yaitu counselium, artinya ”bersama” atau ”bicara bersama”. Pengertian ”berbicara bersama-sama” dalam hal ini adalah pembicaraan antara konselor (counselor) dengan seseorang atau beberapa klien (Counselee). Dengan demikian counselium berarti, ” people coming together to again an understanding of problem that beset them were evident”, yang ditulis oleh Baruth dan Robinson (1987:2) dalam bukunya An Introduction to The Counseling Profession
7.Psikologi Abnormal
Psikologi abnormal mempelajari tentang kebiasan-kebiasaan individu yang menyimpang dari keadaan normal. seperti homoseksual,lesbi,clepto,psikopat, dll. Untuk yang mau mengetahui seseorang mengidap psikopat bisa baca pada artikel saya berikut ini Bagaimana cara mengetahui seorang psikopat???
8.Psikologi Pendidikan
Psikologi Pendidikan adalah ilmu tentang masalah psikologis yang terjadi dalam dunia pendidikan. Psikologi ini berkaitan dengan bagaimana siswa belajar dan berkembang. Seperti pendidikan yang diberikan guru, masyrakat, dan juga orang tua. Semua itu akan saling berinteraksi. contoh, mengapa ada anak yang rajin dan malas. Faktor-faktor apa yang menyebabkan hal tersebut.
9.Psikologi Diagnostik
Psikodiagnostik adalah studi ilmiah tentang berbagai metode untuk membuat diagnosis psikologis, dalam tujuan supaya dapat memperlakukan manusia dengan lebih tepat. Psikodiagnostik adalah metode yang digunakan untuk menetapkan kelainan-kelainan psikis, dengan tujuan untuk dapat memberikan pertolongan secara tepat dan akurat. Jadi ibaratnya seperti memberikan label antara seseorang yang psikologisnya normal dengan psikologisnya yang telah terganggu.
10.Psikologi Industri
Psikologi industri adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia di tempat kerja. Ilmu ini berfokus pada pengambilan keputusan kelompok, semangat kerja karyawan, motivasi kerja, produktivitas stres kerja, seleksi pegawai, strategi pemasaran, rancangan alat kerja, dan berbagai masalah lainnya.




Membedakan karakteristik suku,

Masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai macam suku yang tersebar di penjuru Nusantara. Masing-masing suku memiliki watak dan karakter masing-masing. Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam kultur dan etnik dalam kesatuan Republik Indonesia dengan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”. Dengan perbedaan ini bangsa Indonesia kaya akan kultur (budaya) dan etnik, dari berbagai suku dan ras yang ada. Perbedaan ini menimbulkan watak atau karakter dari masing-masing suku dan ras.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, karakter memiliki arti: 1). Sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain. 2). Karakter juga bisa bermakna “huruf”. Menurut (Ditjen Mandikdasmen Kementerian Pendidikan Nasional), karakter adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Individu yang berkarakter baik adalah individu yang bisa membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan tiap akibat dari keputusan yang ia buat. W.B. Saunders, (1977: 126) menjelaskan bahwa karakter adalah sifat nyata dan berbeda yang ditunjukkan oleh individu, sejumlah atribut yang dapat diamati pada individu.

Istilah masyarakat berasal dari akar kata Arab “syaraka” yang berarti ikut serta (berpartisipasi). Dalam bahasa inggris dipakai istilah society yang berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. Menurut Koentjaraningrat masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinu dan terikat oleh suatu rasa identitas bersama. 

Menurut Selo Soemardjan mengatakan bahwa masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama yang menghasilkan kebudayaan. Menurut Karl Marx masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi.

Watak/Karakter Orang-Orang Aceh
Salah satu watak orang Aceh adalah keras, sehingga dalam berbahasa, orang Aceh melahirkan kata-kata yang keras atau kasar jika tak mau disebut vulgar. Kata-kata ‘keras’ ini keluar tersulut emosinya; ketika ia tak sanggup menahan lagi kemarahan atau kekesalannya. Namun, dalam perkembangannya, bahasa ‘keras’ initerdengar lembut bila diucapkan orang Aceh berjiwa lembut.

Watak/Karakter Orang-Orang Jawa
Suku jawa diidentikkan dengan berbagai sikap sopan, segan, menyembunyikan perasaan, serta menjaga etika berbicara baik secara isi dan bahasa perkataan maupun objek yang diajak berbicara. Bahasa Jawa adalah bahasa berstrata, memiliki berbagai tingkatan yang disesuaikan dengan objek yang diajak bicara. Ciri khas seorang yang bersuku Jawa adalah menunggu dipersilakan untuk mencicipi, bahkan terkadang sikap sungkan mampu melawan kehendak atau keinginan hati. Suku Jawa memang sangat menjunjung tinggi etika. Baik secara sikap maupun berbicara. Narimo ing pandum adalah salah satu konsephidup yang dianut oleh Orang Jawa. Pola ini menggambarkan sikap hidup yang serba pasrah dengan segala keputusan yang ditentukan oleh Tuhan. Orang Jawa memang menyakini bahwa kehidupan ini ada yang mengatur dan tidak dapat ditentang begitu saja.

Watak Orang Sunda
Sunda berasal dari kata Su = Bagus/ Baik, segala sesuatu yang mengandung unsur kebaikan. Orang Sunda diyakini memiliki etos/ watak/karakter Kasundaan sebagai jalan menuju keutamaan hidup. Watak / karakter Sunda yang dimaksud adalah cageur (sehat), bageur (baik),bener (benar), singer (mawas diri), dan pinter(pandai/ cerdas) yang sudah dijalankan sejak jaman Salaka Nagara sampai ke Pakuan Pajajaran, dan telah membawa kemakmuran dan kesejahteraan lebih dari 1000 tahun.

Karakter Etnis Madura
Madura, menurut penelitian A. Latief Wiyata, dosen FISIP Universitas Jember, memang memiliki karakteristik sosial budaya (sosbud) khas yang dalam banyak hal tidak dapat disamakan dengan karakteristik sosbud masyarakat etnik lain. Suatu realitas yang tidak perlu dipungkiri bahwa karakteristik sosbud Madura cenderung dilihat orang luar lebih pada sisi yang negatif. Pandangan itu berangkat dari anggapan bahwa karakteristik (sikap dan perilaku) masyarakat Madura itu mudah tersinggung, gampang curiga kepada orang lain, temperamental atau gampang marah, pendendam serta suka melakukan tindakan kekerasan. Bahkan, bila orang Madura dipermalukan, seketika itu juga ia akan menuntut balas atau menunggu kesempatan lain untuk melakukan tindakan balasan.

Sifat Dan Karakter Minangkabau
1) Hiduik Baraka, Baukue Jo Bajangko.
Hiduik artinya hidup. Baraka artinya berfikir. Baukue jo Bajangko artinya berukur dan berjangka. Dalam menjalankan hidup dan kehidupan, orang Minang dituntut untuk selalu memakai akalnya. Berukur dan berjangka artinya harus mempunyai “ rencana yang jelas dan perkiraan yang tepat”.

2) Malu Jo Sopan / Baso Basiadat
Orang Minang mengutamakan sopan santun dalam pergaulan. Budi pekerti yang tinggi menjadi salah satu ukuran martabat seseorang. Etika juga menjadi salah satu sifat yang harus dimiliki oleh setiap individu Minang.

3) Tenggang Raso.
Perasaan manusia halus dan sangat peka.Tersinggung sedikit dia akan terluka, perih dan pedih. Pergaulan yang baik adalah pergaulan yang dapat menjaga perasaan orang lain. Kalau sampai perasaan terluka bisa membawa bencana. Adat mengajarkan supaya kita selalu berhati-hati dalam pergaulan, baik dalam ucapan, tingkah laku maupun perbuatan jangan sampai menyinggung perasaan orang lain. Tenggang rasa adalah salah satu sifat yang dianjurkan oleh adat Minang.

4) Setia/ Loyal
Yang dimaksudkan dengan setia adalah teguh hati, merasa senasib dan menyatu dalam lingkungan kekerabatan. Sifat ini menjadi sumber dari lahirnya sifat setia kawan, cinta kampung halaman, cinta tanah air dan cinta bangsa. Dari sini pula akan lahir sikap saling membantu, saling membela dan saling berkorban untuk sesama mereka.

5 ) Adil
Yang dimaksudkan dengan bersifat adil adalah mengambil sikap yang tidak berat sebelah dan berpegang teguh kepada kebenaran. Bersikap adil semacam ini sangat sulit di laksanakan bila berhadapan dengan sanak sendiri. Ini kerana adanya pepatah adat yang lain yang berbunyi “ adat dunsanak, dunsanak patahankan “. Menghadapi dua keadaan yang kontroversi ini, orang Minang harus pandai-pandai membawa diri dan harus bijaksana.

6 ) Hemat Cermat
Saya tidak bermaksud untuk membangga-banggakan adat Minang dan nenek moyang orang Minang, tetapi coba kita lihat petuah nenek moyang orang Minang mengenai sifat hemat cermat mereka dalam urusan berkaitan dengan pengurusan manusia maupun pengurusan bahan-bahan yang terdapat dalam alam ini. Sentiasa Berwaspada Sentiasa ada sifat berwaspada atau ambil tindakan berjagajaga terhadap kemungkinan bahaya yang mendatang.

8) Berani Kerana Benar.
Islam mengajarkan kita supaya mengamalkan “amar makruf, nahi mungkar” yaitu menganjurkan orang supaya berbuat baik dan mencegah orang dari membuat kemungkaran. Menyuruh orang berbuat baik adalah mudah tetapi melarang orang dari berbuat mungkar kadang-kadang mengundang resiko yang sangat tinggi. Mencegah kemungkaran seperti mencuri, merampok, korupsi, minum-minum, judi dan lain-lain mengandungi resiko yang tinggi. Untuk bertindak menghadang kemungkaran seperti ini memerlukan keberanian.

9) Arif, Bijaksana,Tanggap Dan Sabar
Orang yang arif bijaksana adalah orang yang dapat memahami pandangan orang lain serta dapat pula mengerti apa yang tersurat dan tersirat. Tanggap artinya mampu menangkis setiap bahaya yang bakal mendatang. Sabar artinya mampu menerima segala cobaan dengan dada yang lapang dan mampu mencarikan jalan keluar dengan pikiran yang jernih.

10) Rajin
Sifat lain yang harus dipunyai orang Minang menurut adat adalah rajin

11) Rendah Hati
Hidup di rantau bermakna orang Minang hidup sebagai minioritas diantara suku bangsa yang lain. Mereka yang merantau dalam lingkungan daerah-daerah di Indonesia kurang merasakan sebagai kelompok minioritas. Tetapi, mereka yang merantau keluar seperti Malaysia, Australia, Eropa, dan lain-lainnya, hidup di tengah-tengah budaya lain.


Karakter Orang Betawi
Nilai kebetawian merupakan gagasan ideal masyarakat Betawi terhadap kehidupan mereka sehari-hari. Nilai-nilai itu mengakar dalam kehidupan masyarakat Betawi dan melahirkan karakter tegas, sabar, pantang menyerah, dan selalu mencari jalan keluar. Karakter ini melahirkan sifat berani menghadapi tantangan apa pun pada diri orang Betawi selama mereka meyakini apa yang mereka pilih itu benar. Gambaran lain orang Betawi adalah sebuah penggambaran watak seorang manusia yang menghargai kejujuran dan keterbukaan.

Watak Orang Bugis Makassar
Suku Bugis Makassar dikenal penaik darah, suka mengamuk, dan mau mati untuk sesuatu perkara, meski hanya masalah sepele saja. Apa sebab sehingga demikian? Ada apa dengan jiwa karakter sukubangsa ini? Tidak diketahui apa sebab orang Bugis Makassar terpaksa melakukan pertumpahan darah, biarpun hanya perkara kecil. Jika ditanyakan kepada mereka apa sebabnya terjadi hal demikian,jarang bahkan tak satupun yang dapat menjawab dengan pasti.

Ahli sejarah dan budaya menyarankan untuk mengenal jiwa kedua suku bangsa ini lebih dekat lagi dengan cara mempelajari dalil-dalil, pepatah-pepatah, sejarah, adat istiadat dan kesimpulan-kesimpulan kata mereka yang dilukiskan dengan indah dalam syair-syair atau pantun-pantunnya. Laksana garis cahaya di gelap malam,apabila kita selidiki lebih mendalam, tampaklah bahwa kebanyakan terjadinya pembunuhan itu ialah lantaran soal malu dan dipermalukan. Soal malu dan dipermalukan banyak diwarnai oleh kejadian-kejadian yang dilatari adat yang sangat kuat. Sebut saja satu, silariang (kawin lari) misalnya, atau dalam bahasa Belanda: Schaking.

Apabila seorang pemuda ditolak pinangannya, Ia merasa malu. Lalu ia berdaya upaya agar sang gadis pujaan hati Erangkale (si gadis datang membawa dirinya kepada pemuda), atau si pemuda itu berusaha agar gadis yang dipinangnya dapat dilarikannya (silariang). Apabila hal ini terjadi, dengan sendirinya pihak orang tua (keluarga) gadis itu juga merasa mendapat “Malu Besar” (Mate Siri’). 

Mengetahui anak gadis nya silariang, segera digencarkan pencarian untuk satu tujuan: membunuh pemuda dan gadis itu! Cara ini sama sekali tidak dianggap sebagai tindakan yang kejam, bahkan sebaliknya, ini tindakan terhormat atas perbuatan mereka yang memalukan.Orang Bugis Makassar menganggap telah menunaikan dan menyempurnakan salah satu tuntutan tata hidup dari masyarakatnya yang disebut adat.

Karakter Masyarakat Sasak
Ada tiga macam karakter panutan dalam struktur masayarakat Sasak. Karakter panutan ini sangat mempengaruhi filosopi berpikir masyarakat, serta mempengaruhi kehidupan politik, pendidikan sampai dengan pilihan profesi. Ketiga tipikal panutan tersebut adalah.
·         Struktur masyarakat Sasak yang dipimpin atau dipengaruhi lebih banyak oleh Tuan Guru (kiyai). Biasanya tipikal masyarakat ini memiliki kultur yang religius, dan mewarnai sebagian besar masyarakat Sasak. Akibatnya, Lombok yang didiami mayoritas suku Sasak mendapat predikat Pulau Seribu Masjid.
·         Masyarakat Sasak yang dipimpin dan dipengaruhi lebih banyak oleh pemerintah setempat, serta kalangan cerdik pandai. Biasanya ditemui di daerah perkotaan dengan komposisi masyarakatnya yang heterogen dan latar belakang profesi dan pendidikan yang berbeda-beda.
·         Masyarakat Sasak yang dipimpin dan dipengaruhi lebih banyak oleh pemuka adat, sesepuh desa (sasak; pemangku adat). Masyarakat Sasak seperti ini banyak dijumpai di sekitar lereng Gunung Rinjani, seperti Bayan, Santong, Gangga, dan Sembalun.

Karakter Suku Bali

Ada 5 sifat malas orang Bali yang paling menonjol sebagai berikut.
1. Malas menuntut haknya – Orang Bali cenderung tidak menuntut haknya.
2. Malas untuk marah.
3. Malas menghujat.
4. Malas bikin keributan.
5. Malas menyambut artis. Di Jakarta, artis harus menyamar untuk menghindari histeria dan serbuan penggemar. Di Bali, mereka tidak perlu susah payah untuk menyamar. Bahkan mereka teriak-teriakpun bilang dirinya artis, tidak akan menimbulkan histeria ataupun serbuan. Jika di daerah lain konser band sering memakan korban karena penonton yang berdesak-desakan, di Bali hal semacam itu tidak terjadi.


Membedakan karakteristik fisik,

Gambar terkait
Ciri-Ciri Fisik Pada Anak Laki-Laki dan Perempuan
Ketika seseorang anak mulai menginjak remaja maka akan terjadi perubahan-perubahan pada fisik mereka. Perubahan ini terjadi baik pada anak laki-laki maupun anak perempuan. Mari kita simak dan pelajari, apa saja perubahan-perubahan tersebut.
  1. Perubahan pada Anak Laki-Laki 
    Perubahan pada anak laki-laki diantaranya adalah :
    1. Jakun mulai tumbuh
    2. Dada tampak lebih berbidang
    3. Tumbuhnya rambut di daerah kemaluan maupun ketiak
    4. Suara menjadi lebih besar dan berat
    5. Mulai mengalami mimpi basah (nocturnal orgasm)
    6. Mulai muncul jerawat
    7. Hormon seks semakin matang
    8. Bahunya tambah melebar dan otot-otot berisi
  2. Perubahan pada Anak Perempuan
    Perubahan pada anak perempuan diantaranya adalah :
    1. Payudara mulai tumbuh membesar
    2. Pinggul mulai membesar dan melebar
    3. Tumbuhnya rambut di daerah kemaluan maupun ketiak
    4. Datangnya haid (menstruasi) dan akan terjadi setiap bulan
    5. Bentuk tubuh membulat
    6. Pertumbuhan tinggi badan berhenti
    7. Seorang anak perempuan umumnya mengalami haid pertama pada usia rata-rata 13 tahun 

Jika anak laki-laki atau perempuan telah mengalami tanda-tanda tersebut di  atas, maka mereka sudah memasuki masa pubertas atau puber. Pubertas sendiri mempunyai arti masa remaja yang ditandai dengan adanya perkembangan seksual sekunder. Setiap anak akan mengalami masa pubertas yang berbeda-beda. Pada anak laki-laki pubertas terjadi pada usia antara 11–16 tahun, sedangkan pada anak perempuan di usia antara 10–15 tahun.


Pada masa puber anak laki-laki maupun perempuan berada pada masa rawan. Mereka selalu mencoba mencari tahu tentang dirinya dan orang lain, bahkan termasuk lawan jenisnya. Karena itu, bagi anak-anak yang menginjak masa pubertas harus berhati-hati dalam pergaulan! Bergaullah yang baik dengan tetap memperhatikan norma-norma sosial yang ada. Yang tidak kalah penting adalah memilih teman yang baik, jangan mudah meniru orang lain, melakukan aktivitas-aktivitas yang positif, dan  memperbanyak ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu peranan orang tua juga sangat penting. Sedangkan bagi orang tua yang memiliki anak yang memasuki masa puber harus lebih memperhatikan dan mendampingi anak sehingga orang tua sekaligus dapat menjadi teman bagi anaknya.

Minggu, 13 November 2016


12 Cara Memakai Kerudung Sesuai Syariat Islam (Insyaallah)

Cara Memakai Kerudung Sesuai Syariat Islam - Sebagai wanita muslimah kita diwajibkan untuk selalu tampil tertutup dengan balutan busana yang anggun pula. Hijab tak hanya digunakan untuk menutupi aurat. Tetapi hijab memiliki fungsi yang lain yaitu untuk melindungi kepala dari sengatan matahari. Dengan mengenakan hijab, seorang wanita muslim juga akan terlihat menjadi anggun. Namun sayangnya, tak semua wanita mengerti cara memakai hijab yang benar. Jilbab dalam pandangan Islam adalah menutup aurat seperti rambut sampai menutup dadanya. Tapi ada juga pendapat yang menyatakan bahwa jilbab adalah pakaian yang menutupi seluruh badan. Pada umumnya, masyarakat kita memahami jilbab sebagai penutup rambut dan dipakai bersama baju panjang yang menutup aurat.
Banyak tips bagaimana cara anda berpakaian agar sesuai dengan syariat islam, salah satunya artikel yang saya bahas kali ini. Yang akan menyajikan informasi seputar Cara Memakai Kerudung Sesuai Syariat Islam khusus bagi kalian. Banyaknya model atau bentuk jilbab yang ada terkadang membuat kita sendiri bingung dalam memilihnya. Tapi jangan lupa memilih model yang sesuai dengan kebutuhan kita dan bentuk wajah kita. Sekaligus menyesuaikan dengan cara memakai jilbab kreasi yang kita inginkan. Saat anda mengenakan hijab, ada baiknya anda mengetahui bahan pembuatan hijab tersebut. Pilihlah hijab yang terbuat dari bahan yang tebal dan tidak menerawang.

Cara Memakai Kerudung Sesuai Syariat Islam

Hijab yang semakin berkembang menjadikan lahirnya beberapa model hijab yang lebih menarik. Secara tak langsung, model hijab ini ternyata juga menjadikan muslimah lain lebih tertarik mengenakan hijab. Untuk melengkapi informasi diatas berikut saya bagikan beberapa foto serta model Cara Memakai Kerudung Sesuai Syariat Islam. dari pada penasaran langsung saja simak dibawah ini.











Itu dia sobat beberapa foto dan informasi mengenai Cara Memakai Kerudung Sesuai Syariat Islam, bagaimana kalian sudah menetahui banyak info tentang Cara Memakai Kerudung Sesuai Syariat Islam kan ?, untuk kalian yang masih bingung dan tak mau ketinggalan fashion jangan sampai ketinggalan dengan info-info menarik yang selalu saya bagikan setiap harinya. Sekian informasi yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat.